• Minggu, 29 Januari 2023

Prambanan: Antara Kisah Roro Jonggrang dan Rakai Pikatan

- Minggu, 27 November 2022 | 05:00 WIB
Candi Prambanan ( Patricia van den Berg )
Candi Prambanan ( Patricia van den Berg )

NONGKRONG.CO - Sebagai salah satu mahakarya kebanggaan Indonesia, Kompleks Candi Prambanan memiliki sejarah yang panjang dan sangat mengagumkan. Candi yang terletak di Sleman, Yogyakarta ini memiliki kisah yang berkelindan erat dengan legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Legenda ini dituturkan secara turun menurun, melalui tradisi lisan, dan diceritakan dalam versi yang beragam. 

Alkisah, hiduplah seorang putri bernama Roro Jonggrang, anak seorang pemimpin dari Kerajaan Baka, yaitu Prabu Gupala. Suatu hari, Prabu Gupala berniat untuk memperluas daerah kekuasaannya. Maka, ia bermaksud untuk menyerang Kerajaan Pengging yang saat itu dipimpin oleh Prabu Damar Maya. 

Mengetahui hal tersebut, Prabu Damar Maya mengirimkan anak laki-lakinya yang bernama Bandung Bondowoso untuk menghadapi pasukan Prabu Gupala. Karena kesaktian yang ia miliki, Bandung Bondowoso berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Baka, serta membunuh Prabu Gupala. 

Kemenangan yang Bandung Bondowoso raih membuatnya dapat menikmati istana Prabu Gupala. Betapa terkejut dan tertegunnya ia, saat mengatahui Prabu Gupala memiliki anak yang sungguh cantik jelita, yaitu Roro Jonggrang

Baca Juga: Mitos Dewi Sri: Dewi Padi dan Kesuburan

Bandung Bondowoso pun bermaksud untuk melamar Roro Jonggrang. Namun, karena Roro Jonggrang mengetahui bahwa Bandung Bondowoso adalah orang yang telah membunuh ayahnya, Roro Jonggrang menolak dengan halus. 

Namun, Bandung Bondowoso tidak pantang menyerah. Ia terus berusaha agar Roro Jonggrang mau menerima lamarannya. Akhirnya, Roro Jonggrang bersedia tapi dengan satu syarat, ia meminta Bandung Bondowoso membangun 1.000 buah candi dalam satu malam. 

Demi merampungkan syarat dari calon istrinya itu, Bandung Bondowoso meminta bantuan gerombolan jin untuk membantunya membangun candi. Syarat itu pun ia laksanakan dengan seksama. 

Berkat kesaktian dan adanya bala bantuan, Bandung Bondowso hampir rampung membangun 1.000 candi. Mengetahui hal tersebut, Roro Jonggrang panik. Ia pun meminta orang-orang yang ada di istana dan perempuan desa untuk menumbuk padi dengan alu, serta membakar gundukan jerami di sisi timur. Hal ini merupakan tanda, bahwa matahari akan segera terbit, dan pagi sebentar lagi akan tiba.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Secuil Kisah Candi Kalasan

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:03 WIB

Menelisik Dinasti Shang dalam Peradaban Tiongkok Kuno

Minggu, 22 Januari 2023 | 19:00 WIB

Apa Itu Catur dan Sejarahnya

Kamis, 19 Januari 2023 | 11:00 WIB

Kisah Singkat Yerusalem dalam Sudut Pandang 3 Agama

Rabu, 18 Januari 2023 | 18:13 WIB

Sedikit Kisah Film Indonesia

Rabu, 18 Januari 2023 | 09:33 WIB

Secuil Sejarah Film

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:00 WIB

Perkembangan Musik di Indonesia

Selasa, 17 Januari 2023 | 06:00 WIB

Sejarah Singkat Barongsai dan Jenis-Jenisnya

Senin, 16 Januari 2023 | 11:00 WIB

Baldwin IV: Raja Yerusalem yang Mengidap Sakit Lepra

Minggu, 15 Januari 2023 | 05:56 WIB

Sejarah Teh dan Simbol Kesopanan

Jumat, 13 Januari 2023 | 20:15 WIB
X