• Selasa, 6 Desember 2022

Secuil Kisah Sobron Aidit, Adik Kandung DN Aidit

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:15 WIB
sobron aidit (aidit.com)
sobron aidit (aidit.com)

NONGKRONG.CO- Sobron Aidit merupakan salah satu tokoh sastra Indonesia yang memiliki hubungan sangat dekat dengan komunisme dan PKI. Dia merupakan salah satu dari adik Dipa Nusantara Aidit alias Aidit">DN Aidit.

Berbeda dengan Aidit">DN Aidit, Sobron merupakan seorang penulis yang cukup terkenal di Indonesia dan luar negeri. Karena gejolak G30S/PKI, jejak sejarah Sobron terpaksa banyak yang menghilang dan membuat sebagian besar generasi muda (terutama para penyuka sastra) cukup kesulitan melayak karya Sobron.

Sobron Aidit adalah seorang lelaki bertubuh gempal yang lahir di Belitung Hindia Belanda (nama sebelum Indonesia). Menurut beberapa sumber, dia lahir di Tanjung Pandan-Belitung pada 2 Juni 1934.

Baca Juga: Inilah Sosok Asli yang Diperankan Nicholas Saputra Dalam Sayap Sayap Patah

Sobron merupakan anak dari Abdullah Aidit (ayahnya) dan Marisah (istri kedua Abdullah). Jadi Sobron dan Achmad alias Aidit">DN Aidit satu ayah namun beda ibu. Meski demikian, keduanya tetap menjalin hubungan kekeluargaan yang sangat erat.

Mungkin karena pada saat itu zaman serba susah, dan Aidit">DN Aidit tergolong anak tertua dalam keluarga mereka, membuatnya bisa berpikir lebih dewasa daripada anak-anak Abdullah yang lain. Sejak kecil Sobron memang telah berbeda dengan Aidit">DN Aidit.

Sobron telah menunjukan kesukaannya pada karya sastra. Bahkan menurut beberapa sumber, dia pertama kali menerbitkan sebuah karangan cerpen (cerita pendek) yang dimuat dalam majalah Waktu di Medan. Judul cerpen itu adalah Kedaung, dan sejak saat itu Sobron memiliki cita-cita yang tinggi dalam dunia sastra Indonesia.

Baca Juga: Jokpin dan PSK yang Malang

Tahun 1948 Sobron Aidit memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Sama seperti para pegiat sastra muda pada tahun itu, dia bertemu dengan para sastrawan yang berpengaruh pada zamannya, seperti Chairil Anwar, Rivai Apin. H.B. Jassin, dan lain-lain.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chairil Anwar dalam 100 Tahun Kesunyian

Senin, 5 Desember 2022 | 09:41 WIB

Prambanan: Antara Kisah Roro Jonggrang dan Rakai Pikatan

Minggu, 27 November 2022 | 05:00 WIB
X