• Senin, 15 Agustus 2022

Ayah Yang Diperintah Menyembelih Putranya, Belajar Ikhlas dan Taat Dari Kisah Nabi Ibrahim, Beginilah Kisahnya

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:15 WIB
Eid Al-Adha is religious holiday celebrated by Muslims on the tenth day of Dhu al-Hijjah and lasts for three days, during which Muslims usually sacrifice a sheep meat (serts)
Eid Al-Adha is religious holiday celebrated by Muslims on the tenth day of Dhu al-Hijjah and lasts for three days, during which Muslims usually sacrifice a sheep meat (serts)


NONGKRONG.CO – Ayah mana yang rela dan tega menyembelih putranya sendiri? Seorang ayah yang diuji kecintaanya terhadap anaknya. Kisah yang mengajarkan tentang keikhlasan dan ketaatan pada Allah Swt.

Nabi Ibrahim A.s, sosok teladan bagi umat manusia. Nabi yang memiliki gelar ulul azmi ini tak lain juga mendapat ujian yang sangat berat. Sebagai seorang ayah, beliau diperintah untuk menyembelih putranya sendiri.

Keikhlasan Nabi Ibrahim inilah yang seyogyanya jadi panutan kita semua, serta taatnya pada Rabb yang mengantarkannya untuk selalu mengikuti apapun perintah Allah Swt.

Baca Juga: G20 Sedang Terselenggara, Berikut Beberapa Tempat Yang Menarik, Dan Digunakan Sebagai Side Event!

Bermula dari Nabi Ibrahim yang menikah dengan Siti Hajar dan lahirlah seorang putra yang diberi nama Ismail, namun sebelumnya beliau juga memiliki istri yang bernana Siti Sarah dan belum kunjung dikaruniai seorang anak.

Namun di saat Ismail lahir, ternyata Siti Sarah juga mengandung dan melahirkan seorang anak yang diberi nama Ishaq.

Dikarenakan Siti Sarah kurang suka hidup bersama Siti Hajar, maka Siti Sarah memerintah suaminya untuk membawa pergi Siti Hajar dan Ismail.

Baca Juga: Penampilan Istimewa Paul McCartney dengan Dave Grohl dan Bruce Springsteen di Festival Glastonbury 2022

Ismail yang ketika itu masih kecil terpaksa harus mengikuti kedua orang tuanya menempuh perjalanan yang begitu jauh dan melelahkan.

Siti Hajar dan Ismail ditempatkan didaerah padang pasir yang tandus sunyi dan terik matahari yang menyengat kulit, tak ada seorangpun disana kecuali mereka berdua.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Husen Mutahar dan Bendera Pusaka

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Lebih Tahu Tentang Bendera Kita Merah Putih

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:00 WIB

Mengulas Fakta Tahun 05 dalam Naskah Proklamasi

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Membaca Ulang Budi Utomo

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:30 WIB
X