Menuju Abad ke-II NU: Pameran Komite Hijaz Perkuat Sejarah, Pembuka Jalan Khidmah NU

- Selasa, 31 Januari 2023 | 11:49 WIB
Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Pembuka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua (@nu.or.id )
Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Pembuka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua (@nu.or.id )

NONGKRONG.CO - Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PBNU akan menggelar Pameran Komite Hijaz dalam rangka 1 Abad NU.

Kegiatan ini akan digelar di dua tempat secara bersamaan, yaitu Hotel Shangri-La Surabaya dan Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Ahad-Senin (5-6/2/2023).

Ketua Lesbumi PBNU KH Jadul Maula menyampaikan bahwa pameran ini dilakukan memperkuat kesejarahan NU sekaligus membuka jalan khidmah NU di abad keduanya.

Baca Juga: Songsong 1 Abad NU, Presiden Jokowi, Ketum PBNU, dan Atlet Porseni NU Jalan Sehat, Cek Rutenya Disini

"Dalam rangka peringatan 1 abad NU ini, pameran foto dan dokumen Komite Hijaz bisa menjadi penanda dan tonggak historisnya," katanya pada Minggu (29/1/2023).

"Ini untuk menjadi bagian dari upaya menguatkan kembali ikatan dan dasar historis, sekaligus ungkapan syukur dan penghargaan kepada para ulama muassis Jam'iyyah NU atas khidmah mereka bagi agama, bangsa, dan dunia," lanjut Kiai Jadul.


Lebih jauh, Kiai Jadul juga menyampaikan bahwa Pameran Komite Hijaz dapat memberikan pengetahuan dan inspirasi untuk perjuangan NU di abad kedua dan seterusnya.

Baca Juga: Saat Jalan Sehat Menuju 1 Abad NU, Ketum PBNU juga Ucapkan Gong Xi Fa Cai untuk Warga Tionghoa

"Bagi generasi sekarang, yang jauh dari generasi para muassis (pendiri), pameran ini juga bisa menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi pengembangan khidmah ke-NU-an di abad mendatang," jelasnya.


Sebab, jelas Kiai Jadul, Komite Hijaz merupakan pintu pembuka gerakan NU di awal pendiriannya sehingga sangat erat hubungan keduanya.

"Bisa disebut Komite Hijaz ini merupakan program internasional-unggulan pertama Jam'iyyah NU, bahkan sekaligus menjadi "trigger" pendirian Jam'iyyah NU itu sendiri," ujarnya.

Baca Juga: Menparekraf Dorong UMKM Desa Wisata se-Indonesia Kembangkan Potensi Parekraf, ini Landasan Sandiaga Uno


Kiai Jadul menjelaskan bahwa di dalam dokumen terbitan SNO tahun 1928, diceritakan ketika para ulama, kiai pesantren, bermaksud mengirimkan sendiri delegasi ke Makkah mengikuti Kongres Dunia Islam tahun 1926, disadari perlunya suatu organisasi resmi sebagai pengirim utusan yang akan menjadi payung hukum/dasar legalitas utusan.

"Yang kemudian disebut Komite Hijaz itu. Jadi sangat historis," terang Pengasuh Pondok Pesantren Kaliopak, Yogyakarta itu.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X