• Minggu, 29 Januari 2023

Kekejian Manusia Karena Tanah Sejak Masa Alkitab Hingga Kasus Besipae

- Minggu, 4 Desember 2022 | 21:45 WIB
Lokasi Lahan Besipae (Foto Ide Nusantara)
Lokasi Lahan Besipae (Foto Ide Nusantara)

 

NONGKRONG.CO – Aktivitas manusia baik di desa dan di kota, di siang hari dan malam, miskin dan kaya, kulit putih dan hitam, di Asia dan Eropa, masa lalu, masa sekarang, bahkan di masa depan ditentukan oleh motif. Motif yang telah terbangun menentukan manusia berbuat dan bertindak. Berbuat hal baik dan buruk sekalipun.

Dikutip dari tempo.co (2022) motif adalah hal yang mendorong seseorang melakukan perbuatan atau alasan termasuk melakukan kejahatan sekalipun.

Motif merupakan dorongan yang muncul di balik perbuatan kejahatan. Kejahatan selalu dipengaruhi oleh hasrat manusia untuk memiliki, menguasai, dan mengeksploitasi.

Baca Juga: Beredar Makanan Tradisional Waroeng Jadoel di Medsos Dicky Senda, Restoran itu Punya Keunikan Ini

Kejahatan sering dimaknai sebagai pelanggaran hukum yang disengajakan maupun tidak disengajakan.

Dikatakan sebagai kejahatan jika memenuhi dua unsur, yakni yang pertama adalah Mens rea atau adanya niatan untuk melakukan sesuatu. Artinya, motif yang melatarbelakangi tindakan kejahatan itu bukan paksaan dari orang lain.

Kedua, Actus reus artinya perbuatan yang melanggar undang-undang. Dapat dimaknai bahwa motif tersebut muncul karena memenuhi unsur melanggar hukum atau perbuatan pidana.

Baca Juga: Perempuan Tradisional di Timor dan Kontribusinya dalam Meningkatkan Pendapatan Rumah Tangga

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X