• Selasa, 6 Desember 2022

PSSI Menjawab soal Tindakan Aparat Menembakkan Gas Air Mata di Kerusuhan Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 20:30 WIB
Kerusuhan Kanjuruhan menewaskan ratusan orang (https://www.instagram.com/p/CjMjzP0BEPN/?igshid=NDRkN2NkYzU=)
Kerusuhan Kanjuruhan menewaskan ratusan orang (https://www.instagram.com/p/CjMjzP0BEPN/?igshid=NDRkN2NkYzU=)

NONGKRONG.CO - Tragedi kerusuhan Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya telah menewaskan ratusan korban jiwa.

Korban yang berjatuhan disinyalir akibat mengalami sesak napas dan terinjak saat berebut keluar stadion. Kepanikan terjadi diduga setelah aparat menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.

Sekjen PSSI Yunus Nusi pun menjawab mengapa gas air mata perlu digunakan untuk mengendalikan kerusuhan suporter mengingat FIFA sendiri sudah melarangnya lewat pasal 19 b.

Baca Juga: Contoh Amanat Pembina Upacara Singkat, Jelas, Bisa Membuat Siswa Tersentuh dan Sadar, Hanya Lima Menit

Yunus juga mengakui bahwa sebelumnya ada permohonan untuk memajukan pertandingan agar laga dimulai pada sore hari. Namun, aparat dan panitia akhirnya sepakat untuk tetap menggelar pertandingan pada malam hari.

"Benar bahwa dari pihak kepolisian juga menyampaikan hal itu, tetapi atas diskusi yang dilakukan oleh pihak panpel dan pihak keamanan, maka terjadi kesepahamannya untuk tetap dilaksanakan malam hari," kata Yunus saat konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Sementara itu, terkait penggunaan gas air mata, Yunus menyebut pihaknya masih menunggu proses investigasi yang tengah berlangsung. Meski begitu ia yakin aparat mengambil tindakan tersebut sebagai upaya antisipasi.

Baca Juga: Merinding! Inilah Cerita Saksi Mata dan Kisah Memilukan Seorang Ayah di Tragedi Kanjuruhan: Sudah Enggak Ada

"Sangat begitu cepat kejadian yang berada pada tragedi tersebut sehingga tentu juga pihak keamanan mengambil langkah-langkah yang tentu dari pihak keamanan sendiri telah dipikirkan dan dikaji dengan baik karena memang kita lihat bersama pasca 45 kali 2, pasca pertandingan tersebut, dari suporter banyak yang turun ke lapangan dan tentu pihak keamanan mengambil langkah-langkah antisipatif," kata Yunus.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X