• Selasa, 6 Desember 2022

BRI Liga 1: Petaka Kanjuruhan Malang Awal Oktober, 127 Meninggal Sisanya Sedang Dirawat di Rumah Sakit

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:36 WIB
Ilustrasi netizen Tanah Air minta sepakbola Indonesia dibubarkan saja. (Foto gas air mata ditembakkan petugas)
Ilustrasi netizen Tanah Air minta sepakbola Indonesia dibubarkan saja. (Foto gas air mata ditembakkan petugas)

NONGKRONG.CO - Lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-11 membawa petaka di Kanjuruhan Malang awal Oktober dalam laga Arema vs Persebaya.

Laga Big Match Arema vs Persebaya dalam lanjutan BRI Liga 1 ini berakhir ricuh dengan skor akhir 2 - 3 bagi Arema Malang.

Kekalahan pada pekan ke-11di Kanjuruhan ini rupanya memicu Aremania membeludak dan merengsek masuk menguasai lapangan.

Baca Juga: Laga Big Match BRI Liga 1 Antara Arema vs Persebaya Berakhir Ricuh, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Pihak keamanan tak tinggal diam melihat kepungan massa supporter di dalam stadion yang melempari para pemain dan official lantaran kecewa.

Gas air mata pun langsung diluncurkan oleh pihak keamanan. Aksi tendang-menendang dan saling serang dipertontonkan oleh Aremania dan pihak keamanan.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, terlihat jelas para supporter Arema membeludak ke tengah lapangan dan dipukul mundur oleh pihak keamanan.

Baca Juga: Final Liga 3 Zona NTT: Menanti Juara Baru dan Tradisi Tuan Rumah Juara El Tari Memorial Cup (ETMC) Lembata

Serangan gas air mata pun langsung diberikan oleh pihak keamanan sehingga ribuan Aremania panik dan berdesakan keluar dari lapangan.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X