• Senin, 5 Desember 2022

Menguak Sosok di Balik Rekaman Seks dalam Lagu Rocket Queen Milik Guns N' Roses

- Selasa, 22 November 2022 | 18:45 WIB
Guns N' Roses dan sosok di balik suara desahan dalam lagu Rocket Queen. (Pinterest)
Guns N' Roses dan sosok di balik suara desahan dalam lagu Rocket Queen. (Pinterest)

NONGKRONG.CO - Debut album perdana band hard rock asal Los Angeles, Guns N' Roses, terbilang sangat cemerlang. Album yang berjudul Appetite for Destruction (1987) itu telah terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia dan dinobatkan sebagai salah satu album rock tersukses sepanjang sejarah.

Album itu melahirkan sejumlah hit single seperti "Sweet Child O' Mine", "Welcome to The Jungle", "Paradise City", hingga "Rocket Queen". Album itu, selain sukses secara komersial, sukses juga melambungkan nama Guns N' Roses di kancah industri musik internasional.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik penggarapan album fenomenal itu, ada sekelumit kisah menarik yang jarang diketahui khalayak. Adalah tentang rekaman seks yang terdapat dalam lagu "Rocket Queen", lagu penutup dalam album tersebut.

Baca Juga: Contoh Teks MC Acara Peringatan Hari Guru Nasional 2022 dengan Susunan Acara yang Lengkap dan Rinci

Bila kita mendengarkan lagu "Rocket Queen" dengan saksama, khususnya pada bagian interlude atau ketika Slash tengah memamerkan sound solo gitarnya, kita akan mendengar suara desahan wanita orgasme yang seakan menjadi backsound pengiringnya.

Lalu, siapakah sosok pemilik suara desahan tersebut?

Dilansir oleh tim Nongkrong.co dari Rolling Stones, pemilik suara desahan itu adalah Adriana Smith, seorang penari bugil yang saat itu merupakan pacar sang drummer, Steven Adler.

Baca Juga: Contoh Soal dan Jawaban Matematika Kelas 3 SD MI Persiapan PAS UAS, Mudah dan Menyenangkan

Meski demikan, suara desahan itu justru bukan dihasilkan dari hubungan seksnya bersama Adler, melainkan sang vokalis, Axl Roses. Adriana mengaku ingin balas dendam lantaran sang drummer telah berselingkuh darinya.

Overdubbing yang tak lazim itu dilakukan di sebuah studio di Manhattan, pada malam akhir pekan yang hangat di musim semi 1987. Vic Deyglio yang saat itu bertindak sebagai engineer mengenang kejadian itu sebagai sesuatu yang gila.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Sumber: Rolling Stones

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Avenged Sevenfold Akan Rilis Album Baru Tahun 2023

Selasa, 8 November 2022 | 17:30 WIB
X