• Selasa, 6 Desember 2022

Kajian Surat Al Ahzab ayat 53: Adab Bertamu

- Kamis, 24 November 2022 | 15:05 WIB
Prof. DR. KH. Sofyan Sauri, M.Pd. (Panji Pratama)
Prof. DR. KH. Sofyan Sauri, M.Pd. (Panji Pratama)

NONGKRONG.CO – Adab bertamu adalah hal yang sering dilupakan pada zaman sekarang. Baik orang yang bertamu maupun orang yang menerima tamu seakan telah lupa hak dan kewajiban yang harus dipertahankan.

Misalnya saja, ada seorang Youtuber yang membuat konten di acara hajatan orang lain. Padahal, tuan rumah sebetulnya tidak berkenan rumahnya diliput. Apalagi yang diliput adalah keadaan hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam kuliah subuh yang disampaikannya, Prof. Sofyan Sauri memberi judul “Memahami Adab Bertamu dan Menerima Tamu dalam Perspektif Alquran”. Hal tersebut beliau ambil berdasarkan QS Al Ahzab ayat 53, yang berbunyi:

 

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu diizinkan untuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu dipanggil maka masuklah dan apabila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepadamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi istri-istrinya selama-lamanya setelah (Nabi wafat). Sungguh, yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah.

Baca Juga: Full Mom Ingin Berinvestasi? Gampang, Ikuti Tips Investasi Ala Ibu Rumah Tangga Berikut Ini!

Pada bagian awal, Prof. Sofyan Sauri mencoba menguraikan asal muasal ayat ini berdasarkan interpretasi para mufasir. Para ahli tafsir sepakat bahwa pada ayat ini, Allah Swt. mengajarkan sopan santun atau etika terhadap rumah tangga Nabi Muhammad Saw.

Allah melarang orang-orang yang beriman untuk memasuki rumah-rumah Nabi Muhammad Saw. kecuali dengan izin beliau, untuk makan di rumahnya tanpa menunggu waktu masak makanannya. Pada masa Rasulullah pernah terjadi ada orang-orang yang menunggu waktu makannya.

Bilamana Rasulullah mengundang beberapa orang sahabat ke rumahnya untuk menghadiri walimah, maka mereka dilarang memasuki rumah Nabi Muhammad Saw., kecuali bila mereka sudah mengetahui bahwa makanannya sudah siap dihidangkan.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X