• Jumat, 30 September 2022

Mengenal Gaya Hidup Hedonis Versus Gaya Hidup Minimalis, Dua Gaya Hidup Yang Sangat Kontras ?

- Kamis, 22 September 2022 | 18:00 WIB
Sindiran Najwa Shihab terkait kehidupan glamour anggota polisi yang menunjukkan kehidupan hedon yang tidak sesuai dengan gaji mereka.  ((YouTube/Najwa Shihab))
Sindiran Najwa Shihab terkait kehidupan glamour anggota polisi yang menunjukkan kehidupan hedon yang tidak sesuai dengan gaji mereka. ((YouTube/Najwa Shihab))

NONGKRONG.CO - Gaya hidup hedonis , akhir-akhir ini menjadi bola panas, dari pernyataan Johan Budi kepada Kapolri, kritik tajam Najwa Shihab sampai postingan Ketua Banggar Said Abdullah dengan kehidupan mewahnya bisa menghisap rokok di jet pribadi. Menjadi menyakitkan karena uang yang didapat adalah uang rakyat sedangkan kesejahteraan rakyat masih begini saja.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisi dari hedonisme merupakan pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Hidup mewah dengan berfoya-foya sepaket dengan eksis dimedia sosial.

Dilansir dari money.kompas.com, hedonisme berasal dari bahasa Yunani yaitu Hedone berarti kesenangan, gaya hidup yang berfokus mencari kesenangan dan kepuasan tanpa batas. Pandangan hidup yang menganggap bahwa seseorang akan merasakan bahagia dengan cara mencari kebahagiaan sebanyak mungkin serta dengan cara bagaimana pun harus menghindar dari perasaan yang dapat membuatnya merasakan sakit.

Baca Juga: Soroti Sambo dan Gaya Hedon Polisi, Kritik Nikita Mirzani Sampai Ibu Bhayangkari, Nitizen Menang di Tim Nana

Ciri hedon selalu berusaha menghindari hal-hal yang menyakitkan atau menyusahkan dengan mengganti perasaan-perasaan yang menyenangkan. Sebuah pemahaman doktrin atau ideologi yang dianut oleh seseorang yang mencari kesenangan hidup saja.

Kesenangan manusia dalam fenomena sekarang lebih dikenal istilah 3F (Fun, Food, Fashion), bisa pamer gaya hidup yang menyenangkan, pergi jalan - jalan ke tempat mewah dan mahal dilengkapi dengan upload makanan disertai fashion bermerk yang melekat. Sebut saja kacamata, sepatu, tas yang berasal dari brand kelas dunia. Apapun ujungnya ‘have a fun’.

Kontras dengan pilihan hidup minimalis, perlu ditegaskan minimalis bukan berarti kekurangan atau miskin. Gaya hidup minimalis merupakan pilihan hidup juga. Bisa dilihat mulai dari Minimalism Lifestyle Gaya Mark Zuckerberg, milyarder sekaligus founder Facebook dari penggunaan outfitnya, kaos dengan warna monokrom yang sama, tidak berganti style.

Baca Juga: Mengenal Gaya Hidup Minimalis: “Less is More, Better For Earth and Your Happiness.”

Gaya Hidup Minimalis lebih menekankan “less is more“ lebih sedikit itu lebih baik, terutama ketergantungan pada barang-barang yang dimiliki. Lebih tepatnya memiliki barang yang dibutuhkan saja itu lebih baik. Bukan ter-platform pada keinginan dan kemauan, tetapi benar-benar karena yang dibutuhkan saja. Ekstrimnya begini, kontras dengan hedonisme, bagi minimalis banyak barang itu malah merasa banyak beban.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jetlag Mahasiswa 2022!

Kamis, 29 September 2022 | 06:11 WIB

Waspadalah! Inilah 10 Tanda Pasangan Selingkuh

Rabu, 28 September 2022 | 18:00 WIB

Viral Es Teh Tawar Seharga Rp. 150 ribu, Capek Deh.

Selasa, 27 September 2022 | 19:25 WIB

Tips Mengatasi Balita Tidak Mau Makan Nasi

Selasa, 27 September 2022 | 17:15 WIB
X