• Selasa, 5 Juli 2022

Kajian Surat Al-Mulk ayat 23: Menggali Tiga Potensi Manusia

- Jumat, 17 Juni 2022 | 16:21 WIB
Prof. DR. KH. Sofyan Sauri, M.Pd. (Panji Pratama)
Prof. DR. KH. Sofyan Sauri, M.Pd. (Panji Pratama)

Nongkrong.co

Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. DR. KH. Sofyan Sauri, M.Pd. menyampaikan kuliah subuh tentang “Menggali Tiga Potensi Manusia dalam Mengembangkan Kehidupan yang Harmoni”. Topik ini berdasarkan kajian QS. Al-Mulk ayat 23 yang artinya:

Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. (QS Al-Kahfi: 13).”

Pada bagian awal, Prof. Sofyan mencoba mendedah ayat ini berdasarkan interpretasi para mufasir. Dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an diuraikan bahwa ‘pendengaran’ dan ‘penglihatan’ adalah mukjizat besar karena titik masuk segala informasi dan pengetahuan yang dimiliki manusia. Melalui dua indra tersebut, kebesaran dan keagungan ciptaan Allah Swt. dapat dinikmati dan diteliti oleh manusia sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan sains.

Baca juga: Referensi Nama Bayi dalam Bahasa Arab

Di lain sisi, tafsir tersebut pun menguraikan bahwa ‘hati’ dalam bahasa Alquran berkaitan dengan kekuatan manusia untuk memahami dan mengetahui hal-hal yang bersifat abstrak dan keyakinan.

Berdasarkan riwayat tersebut, dapat dirumuskan bahwa barang siapa yang tidak menggunakan pendengaran, penglihatan, dan hati sebagaimana mestinya, dalam hal ini adalah mencari keridaan Allah, maka baginya hidupnya akan sia-sia.

“Dengan kata lain, manusia yang berlaku seperti ini, termasuk kepada orang-orang yang merugi. Alasannya, karena dirinya tidak dapat mengambil manfaat dari ketiga piranti penalaran tersebut.” Tegas Prof. Sofyan.

Selanjutnya, Prof. Sofyan menyampaikan pendapat Al-Zamakhsyari yang memaparkan kata af’idah merujuk pada ‘sesuatu yang sedikit’, tidak seperti abshar yang menujuk pada ‘sesuatu yang banyak’. Alasan af’idah bermakna ‘sesuatu yang sedikit’ itu karena hati diciptakan untuk memahami hakikat dan keyakinan, sedangkan kebanyakan manusia memiliki hati, tetapi disibukkan dengan perkara yang sia-sia. Oleh sebab itulah, kata af’idah dalam bentuk plural menunjukkan pada ‘sesuatu yang sedikit’.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Sumber: You tube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya Ngopi Dan Batasan Yang Perlu Diketahui

Selasa, 5 Juli 2022 | 16:15 WIB

Simak Cara Alami Mengatasi Panas Dalam

Selasa, 5 Juli 2022 | 08:15 WIB

Suka Makanan Pedas? Waspada 5 Bahaya Mengintai

Senin, 4 Juli 2022 | 18:30 WIB

Lakukan Hal Ini, Bisa Bikin Umur Lebih Panjang

Senin, 4 Juli 2022 | 18:15 WIB

Kenali Lebih Banyak Mental Illness

Senin, 4 Juli 2022 | 15:15 WIB

Kenapa Banyak Artis Jual Diri

Senin, 4 Juli 2022 | 14:29 WIB

5 Tips Ampuh Alami Mengusir Nyamuk

Senin, 4 Juli 2022 | 13:15 WIB
X