• Senin, 15 Agustus 2022

Sepasaran: Selamatan Bayi 5 Hari

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 10:02 WIB

 

Nongkrong.co

Sesuai namanya selamatan sepasaran dilakukan setelah 5 hari kelahiran si bayi karena dalam kehidupan orang Jawa mengenal 5 hari, yaitu legi, pahing, pon, wage, dan kliwon. Kalau bayi lahir di pasaran legi, maka sepasarannya pada hari legi berikutnya.

 

Pada umumnya untuk orang Jawa yang memahami tradisi Jawa, mereka tidak akan melakukan selamatan persis di hari H. Mereka kadang memundurkan 1 atau 2 hari dari hari yang semestinya. Hal ini bukan karena mereka tidak mempersiapkan selamatan bayi pas pada harinya, tapi mereka lakukan dengan sengaja.

 

Tujuan penundaan itu agar kelak si bayi tidak selalu memaksakan keinginan saat itu juga. Dalam bahasa Jawa hal itu disebut dengan sakdeg saknyet, seketika memiliki keinginan harus dituruti saat itu juga. Dengan menunda acara selamatan sepasaran, diharapkan si bayi lebih sabar dan lebih bertenggang rasa terhadap berbagai situasi di kemudian hari.

 

Baca Juga: Brokohan: Selamatan untuk Bayi Lahir

Halaman:

Editor: Ari Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya BMW X4 Telah Rilis!

Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:30 WIB

5 Keunggulan Asuransi Cashless, Cepat dan Mudah

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Resep Ayam Bakar Ungkep Sedap Mantab Wangi

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Semangat Kemerdekaan dalam Lomba 17 Agustusan

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Mengenal 3 Menu Sarapan Barat

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:00 WIB

4 Manfaat Asuransi Kesehatan, Penting untuk Proteksi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:30 WIB
X