Filosof Bernama Ahmad Dahlan dan Jejak Pemikirannya dalam Pendidikan Islam

- Sabtu, 19 November 2022 | 12:27 WIB
Ahmad Dahlan dalam konsep pendidikan Islam, muktamar muhammadiyah
Ahmad Dahlan dalam konsep pendidikan Islam, muktamar muhammadiyah

NONGKRONG.CO -
Penulis : Ustad Muslikhin, Yayasan Al Islam Babarsari Yogyakarta, dalam rangka Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Surakarta, Matoa Center 18-20 November 2022.

Buku yang ditulis oleh ustadz Muslikhin, alumni UIN Yogyakarta, pengasuh Yayasan Al Islam Babarasari Yogyakarta ini, berasal dari riset ketika ustad Muslihin melanjutkan studi di Fakultas Filsafat UGM. Ustad Muslikhin adalah seorang aktivis, pengajar yang mempraktekan ajaran kiai Dahlan di komunitasnya.

Buku ini penting karena pertama menunjukkan sisi KH Ahmad Dahlan, pendiri gerakan Muhammadiyah sebagai ahli hikmah, seorang filsuf, pemikir besar yang pernah dilahirkan bangsa Indonesia. Pemikiran pendidikan Islam yang ditemukan dan dipraktekkan Ahmad Dahlan menawarkan jalan tengah sebagai solusi dan alternatif pendidikan di Indonesia di tengah modernisme.

Baca Juga: Sri Asih Film yang Wajib ditonton, Bersama 2 Film Lain yang Juga Menarik, Apa Saja Itu.

Sampai hari ini ada perbedaan pandangan dalam pendidikan di Indonesia. Pihak yang menerima pendidikan model Barat menerima dengan catatan dampak modernisme mengabaikan meminggirkan manusia khususnya mereka yang kecil, tertindas.

Sedang pendidikan pesantren ekslusif, memiliki kelemahannya tersendiri. Jalan tengah yang diajukan Dahlan mengambil dan menerapkan yang terbaik dari keduanya.

Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan mengenai pendidikan Islam lebih dekat kepada filsafat perennial dan bercorak filosofis-teistik. Wahyu Allah ditempatkan pada posisi sentral, sebagai pandangan dan filsafat hidup.

Baca Juga: Jadwal Matchday Pertama Penyisihan Grup Piala Dunia 2022, Lengkap dengan Jam Tayangnya

Pemikiran beliau menggunakan pendekatan genetivus subjektivus yang memposisikan wahyu sebagai titik tolak berpikir. Sehingga tampilan formatisasi, wacana dan bangunan kependidikannya -- termasuk filsafat, dasar, tujuan, kurikulum serta metode-- dilihat dari sudut pandang wahyu.

Halaman:

Editor: Rudy Han Gagas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastra Indonesia di Amerika (2)

Senin, 30 Januari 2023 | 14:31 WIB

Sastra Indonesia di Amerika (1)

Senin, 30 Januari 2023 | 12:15 WIB

Trilogi Cerpen Maya: Dunia Maya karya Trip Umiuki

Senin, 23 Januari 2023 | 12:00 WIB

Don Quixote; Pahlawan Kesiangan de la Mancha

Senin, 23 Januari 2023 | 08:15 WIB
X