• Kamis, 8 Desember 2022

Bagaimana Cara Generasi Muda Indonesia Menyikapi Poltik Identitas?

- Jumat, 25 November 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi gambar puzzle politik (pixabay.com)
Ilustrasi gambar puzzle politik (pixabay.com)

NONGKRONG.CO - Semenjak Anies Rasyid Baswedan sudah berhenti menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan merapat ke partai politik Nasdem. Makin besar pula desas desus perpolitikan di Indonesia. Anies Baswedan bukan orang sembarangan, beliau merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta, mantan Menteri Pendidikan, mantan Rektor Universitas Paramadina selama delapan tahun, dan pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, pada 7 Juli 1993.

Dari deretan prestasi yang ditorehkan oleh Anies, bukan berarti Anies tidak dikritik, dibenci, dan dihujat oleh beberapa pihak. Sebut saja Denny Siregar, seorang konten kreator yang aktif dalam membuat konten politik Indonesia. Sering mengkritik Anies, bahkan menghujat kebijakan yang dibuat oleh Anies.

Baca Juga: Resmi! Payung Teduh Siap Comeback dengan Nama Baru: Parade Hujan

Melihat dinamika ini, tentu saja Denny Siregar diberi cap oleh para pendukung Anies Baswedan sebagai Buzzer RP yang sangat mendukung pemeintahan Jokowi, dan melawan orang-orang yang kontra dengan Jokowi. Bahkan, Denny Siregar berani memberikan label ke Anies Baswedan, sebagai bapak politik identitas, sebuah cara politik yang dibenci dan digembar gemborkan di Indonesia.

Sekarang masih tahun 2022, Republik ini masih dipimpin oleh Joko Widodo sebagi orang nomor satu di Indonesia. Jokowi masih resmi sebagai Presiden, yang akan terus berjalan kurang lebih 2 tahun lagi hingga 2024. Namun gonjang ganjing Pemilu 2024, terus bergulir hingga saat ini, dimulai dari koalisi beberapa partai, dilanjutkan melakukan kongres oleh masing-masing internal partai, hingga pencalonan nama seperti yang sudah dilakukan oleh Partai Nasdem. Republik ini sedang maraknya juga membahas tentang pendidikan politik, literasi politik, hingga peran penting anak muda dalam politik, karena rata-rata usia pemilih pada tahun 2024 itu adalah anak muda.

Melansir dari (liputan 6.com), berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembagfa Centre for Strategic an International Studies (CSIS), yang bertajuk "Pemilih Muda dan Pemilu 2024: Dinamika Prefensi Sosial Politik Pasca Pandemi. Berdasarkan hasil riset dan survei yang dilakukan CSIS, Pemilu 2024 didominasi 2024 oleh kaum gen-z dan milenial, dengan rentang usia 17-39 yang mendekati 60% berdasarkan data yang CSIS peroleh pada 8-13 Agustus 2022.

Baca Juga: Contoh Sambutan Singkat Kepala Sekolah pada Hari Guru Nasional 2022, Menyentuh Hati dan Penuh Pesan

Tidak itu saja, isu-isu mengenai politik identitas masih menjadi bahan yang hangat untuk digoreng di media massa. Politik identitas memiliki tempat yang tidak baik, hampir diseluruh dunia termasuk Indonesia. Namun, masih banyak orang yang bingung "Politik Identitas." Terutama generasi muda, masih tidak tahu dan mempertanyakan "Apa itu Politik Identitas?" Disini saya coba merangkum dengan baik, agar lebih mudah dipahami oleh banyak orang.

Jika mencari definisi menurut para ahli, maka banyak definisi yang dikemukakan tentang politik identitas ini. Saya mencoba mengutip buku yang ditulis oleh Dr. Sri Astuti Buchari, M.Si yang menulis buku dengan judul, "Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas." Dalam buku beliau disebutkan bahwa, Kristianus berpendapat tentang "politik identitas adalah tindakan politik untuk mengdepankan kepentingan-kepentingan dari anggota-anggota suatu kelompok karena memiliki kesamaan identitas atau karakteristik, baik berbasiskan pada ras, etnisitas, gender, atau keagamaan." 

Dari pendapat Kristianus di atas, dapat kita interpretasi bahwa politik identitas adalah cara atau metode dalam berpolitik, yang dilkukan oleh individu maupun kelompok yang sasarannya untuk mendapatkan kekuasaan dengan memanfaatkan identias komunalnya, seperti ras, etnis, suku, gender, hingga kepercayaan atau agama.

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Sumber: Liputan 6, Buku Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas

Artikel Terkait

Terkini

Ibu Negara Cerbung Bagian 38

Rabu, 7 Desember 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 37

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 36

Senin, 5 Desember 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 35

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 34

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:00 WIB

Cerpen Lolong Karya Trip Umiuki

Rabu, 30 November 2022 | 20:18 WIB

Chairil Berpantun Karya Trip Umiuki

Rabu, 30 November 2022 | 19:30 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 33

Rabu, 30 November 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 32

Selasa, 29 November 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 31

Senin, 28 November 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 25

Jumat, 25 November 2022 | 19:00 WIB

Ibu Negara Cerbung Bagian 29

Kamis, 24 November 2022 | 19:00 WIB
X