• Jumat, 30 September 2022

Lima Jam di Yogya Bersama Pelukis Nasirun oleh Sunaryo Broto

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:16 WIB
Pelukis Nasirun
Pelukis Nasirun

NONGKRONG.CO - Waktu 5 hari mengobrol dengan Nasirun dalam satu tim Pupuk Kaltim Peduli Budaya di Bontang, saya dipersilakan main ke studionya di Perumahan Bayeman Jl Wates Km3 Yogya. Setelah saya di Yogya dan ada kesempatan, saya bersama kedua putri, drg Yaya dan Laras, mahasiswi baru Arsitektur ITS naik taksi dari rumah Pogung baru pada Senin, 4 Juli 2022. Yaya sebelumnya datang dari Solo ke Yogya untuk liburan. Rumahnya di komplek perumahan dan ada 6 kapling rumah berdekatan berseberangan dipenuhi ribuan lukisan dan aneka patung dan barang seni lainnya. Sekitar separohnya itu lukisannya. Dibelah sungai kecil di tengah jalan dan jadi tambah asri suasana rumah yang penuh barang seni dan tanaman. Nasirun juga mengkoleksi beberapa pohon langka yang didapat dari berbagai kota yang dikunjunginya. Ada kolam ikan besar dan kolam renang di kebunnya.  

Saat pagi itu rumah sepi. Ada tukang dan saya bertanya mau bertemu dengan mas Nasirun. Tak menyangka Nasirun ada di dekatnya dengan baju kebesarannya, pakai sarung dan kaos hitam. Dia memegang sapu karena barusan menyapu sepertiga dari luas lantai seluruh rumahnya. Nasirun menyambut dengan ramahnya memakai bahasa Jawa logat Cilacap, asal Nasirun.

Baca Juga: Spoiler Pengabdi Setan 2: Terungkap Ibu Hanya Korban Bukan Penyebab Teror, Bapak Adalah Penjahatnya

Setelah berbasa basi sebentar tentang kabar dan keluarga, langsung dipersilakan ke ruang tengah pada meja panjang. Di situ ada berbagai lukisan besar karya Nasirun dan pelukis lain. Di tengahnya ada lukisan besar profil Nasirun gondrong tersenyum dengan memegang rokok di tangan kiri, rambut gondrong, masih kurus, karya pelukis hiper realis, Iwan Yusuf yang bagus sekali. Di luar lukisan profil, Nasirun menggambar ornamen kecil-kecil profil berbagai tokoh wayang, senjata, berbagai simbol agama dan tradisi yang mengitari lukisan Iwan. Seakan karya kolaborasi. Mungkin Nasirun ingin mengatakan bahwa dia dilingkupi semua tradisi, berbagai tokoh wayang, berbagai agama dan dia menghormatinya.

Nasirun dan Sunaryo Broto

Ada foto Nasirun berbaju batik bersama Presiden Jokowi di Istana Negara. Juga berbagai dokumentasi proses kreatifnya. Beberapa piala dan penghargaan. Lukisan profilnya dalam berbagai ukuran dan sudut pandang. Ada beberapa kliping koran berita tentangnya. Ada tulisan dari Muhammad Sobari berjudul Nasirun dan Lakon Carangan. Dari satu ruang itu sudah dapat menggambarkan bagaimana sosok Nasirun menjalani kehidupannya, pelukis yang menyintai dunianya, diapresiasi berbagai kalangan termasuk MURI dan Presiden dan terus berkarya dengan berbagai aliran lukisan.

Baca Juga: Review Pengabdi Setan 2 Lengkap: Terbongkar Misteri Bapak, Agama Gagal Lawan Teror dan Ketakutan yang Membunuh

Biodata singkat Nasirun dari Wikipedia. Nasirun, lahir di Cilacap, 1 Oktober 1965 (aslinya 1963). Nasirun seorang pelukis, seniman, kolektor seni, dan maestro seni lukis yang terkenal dengan penggunaan elemen kebudayaan Jawa dalam setiap karyanya. Nasirun tidak hanya terkenal di Indonesia tetapi juga terkenal ke seluruh Asia Tenggara, bahkan Eropa dan Amerika Utara. 

Nasirun lahir dari keluarga pekerja dan petani di daerah pesisir selatan Jawa. Ketertarikan Nasirun pada dunia seni dimulai sejak kecil, sangat suka dengan wayang kulit. Nasirun menyukai wayang kulit bukan hanya dari sisi cerita dan legendanya, tetapi juga karena bentuk, ornamen, dan warnanya.

Halaman:

Editor: Rudy Han Gagas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Teman Dari Amsterdam Bagian 44

Kamis, 29 September 2022 | 19:00 WIB

Deri dan Perayaan Tak Penting

Kamis, 29 September 2022 | 06:30 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 43

Rabu, 28 September 2022 | 19:00 WIB

Aan dan Masa Depan Manusia

Rabu, 28 September 2022 | 17:45 WIB

Masa Depan dan Masa Lalu yang Rumit

Rabu, 28 September 2022 | 16:15 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 42

Selasa, 27 September 2022 | 19:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 41

Senin, 26 September 2022 | 19:00 WIB

Kenangan Kampung Halaman

Senin, 26 September 2022 | 10:00 WIB

Aan dan Kepribadian Manusia

Senin, 26 September 2022 | 08:00 WIB

Aan dan Bongkahan Kehidupan

Minggu, 25 September 2022 | 16:00 WIB

Jokpin dan Asal usul Manusia

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB

Undhangan

Minggu, 25 September 2022 | 10:00 WIB

Aan dan Kebebasan Manusia

Sabtu, 24 September 2022 | 19:50 WIB

Aan dan Rindu

Jumat, 23 September 2022 | 21:00 WIB

Aan dan Ibu

Jumat, 23 September 2022 | 19:15 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 40

Jumat, 23 September 2022 | 19:00 WIB

Aan dan Kesepian Manusia

Kamis, 22 September 2022 | 19:30 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 39

Kamis, 22 September 2022 | 19:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 38

Rabu, 21 September 2022 | 19:00 WIB
X