• Rabu, 5 Oktober 2022

Puisi Terpendek, Dan Makna Terdalam Karya Sitor Situmorang

- Senin, 1 Agustus 2022 | 21:00 WIB
sitor situmorang (cnnindonesia.com)
sitor situmorang (cnnindonesia.com)

Konon kabarnya banyak yang menafsirkan bahwa puisi ini merupakan sebuah bentuk puisi spontanitas yang biasa saja dan asal-asalan. Namun karena ketenaran nama Sitor Situmorang pada saat itu hingga sekarang, membuat puisi pendek ini menjadi sangat terkenal.

Namun sebagian pakar malah berpendapat agak berbeda. Sebagian menganggap bahwa puisi pendek ini memiliki makna yang sebenarnya sangat luhur dan juga dalam.

Terbukti dari akhiran yang sama-sama menggunakan vokal –an dimaknai bahwa semua manusia itu sama. Makhluk akan berakhir dalam kuburan tinggal menunggu kapan dan dimana yang pas.

Baca Juga: Lowongan Terbaru Untuk PT. KAI

Ada pula yang menganggap bahwa makna dari puisi pendek ini langsung berasal dari judulnya, yaitu Malam Lebaran. Yang artinya sebuah momen suka cita bagi sebagian besar orang yang merayakannya.

Sebab pada momen malam lebaran, semua orang bersuka cita dan hampir semuanya tidak ada yang bersedih. Sehingga malam lebaran dilambangkan sebagai sebuah bentuk kebahagiaan yang kekal.

Namun kemudian terdapat satu larik yang berbunyi bulan di atas kuburan. Larik ini nampak bisa dimaknai bahwa sebesar apapun kebahagiaan, pasti akan ada masa sulit dan masa buruk bagi sebagian besar orang dan manusia.

Baca Juga: Teman Dari Amsterdam - Bagian 1

Alhasil puisi pendek ini bisa dimaknai sebagai, menghargai dan memanfaatkan waktu yang ada. Sebab ketika ada datang masa ‘bahagiamu’, maka akan datang pula masa ‘susahmu’.  

 

Halaman:

Editor: Noor Wahid Al-Mutakassirah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Teman Dari Amsterdam Bagian 47

Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 46

Senin, 3 Oktober 2022 | 19:00 WIB

Anak Jendral

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 45

Jumat, 30 September 2022 | 19:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 44

Kamis, 29 September 2022 | 19:00 WIB

Deri dan Perayaan Tak Penting

Kamis, 29 September 2022 | 06:30 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 43

Rabu, 28 September 2022 | 19:00 WIB

Aan dan Masa Depan Manusia

Rabu, 28 September 2022 | 17:45 WIB

Masa Depan dan Masa Lalu yang Rumit

Rabu, 28 September 2022 | 16:15 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 42

Selasa, 27 September 2022 | 19:00 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 41

Senin, 26 September 2022 | 19:00 WIB

Kenangan Kampung Halaman

Senin, 26 September 2022 | 10:00 WIB

Aan dan Kepribadian Manusia

Senin, 26 September 2022 | 08:00 WIB

Aan dan Bongkahan Kehidupan

Minggu, 25 September 2022 | 16:00 WIB

Jokpin dan Asal usul Manusia

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB

Undhangan

Minggu, 25 September 2022 | 10:00 WIB

Aan dan Kebebasan Manusia

Sabtu, 24 September 2022 | 19:50 WIB

Aan dan Rindu

Jumat, 23 September 2022 | 21:00 WIB

Aan dan Ibu

Jumat, 23 September 2022 | 19:15 WIB
X