• Senin, 15 Agustus 2022

Cerpen Hikayat Roda Pedati Mamak Odang karya Farizal Sikumbang

- Jumat, 3 Juni 2022 | 09:17 WIB
Roda Pedati (Pixabay)
Roda Pedati (Pixabay)


Cerpen Farizal Sikumbang

Mamak Odang adalah kakak laki-laki ibu satu-satunya. Pekerjaannya setiap pagi pergi membawa pedati. Pedati itu, di tarik oleh seekor kerbau berbadan besar.

Biasanya, Mamak Odang duduk di depan pedati dengan memegang sebilah kayu kecil yang panjangnya satu depa. Kayu itu berfungsi sebagai pelecut untuk si kerbau agar tidak membangkang padanya. Di dalam pedati itu, tersusun pulalah tumpukan atap-atap rumah yang terbuat dari daun rumbia.

Baca Juga: CERPEN MEMBURU HUMBERT HUMBERT KARYA RANANG AJI SP

Mamak Odang sudah yatim sejak belia. Ayahnya, atau kakekku adalah seorang pejuang pada masa penjajahan. Ia pernah berperang melawan Belanda dan Sekutu. Pangkat terakhirnya adalah kopral sebelum tewas terbunuh dalam sebuah pertempuran di Tanah Sirah, sebuah kampung di pinggiran Kota Padang pada tahun 1949.

Pada masa itu, tidak mudah memiliki pedati. Hanya orang berada yang sangggup membelinya. Begitu juga dengan Mamak Odang. Pada masa itu ia banyak uang.

Karena pekerjaanya itu, banyak para orang tua membawa anaknya ke rumah untuk dijodohkan dengan Mamak Odang, tapi satupun tidak ada yang menyentuh hatinya.

Baca Juga: Hari Buku Dunia, Novel yang Menginspirasi Pembunuhan, Demonstrasi, dan Memicu Depresi.

Penolakan lamaran yang dilakukan Mamak Odang tentu saja mengecewakan para orang tua. Ada yang menganggap Mamak Odang sombong dan angkuh. Sebagian lagi menuduh Mamak Odang memiliki perilaku yang aneh.

Salah satu yang sangat marah pada Mamak Odang karena menolak anak gadisnya untuk dijadikan istri adalah Mak Lena.

Halaman:

Editor: Rudy Han Gagas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jakarta Ramai Bentuk Lagu Tentang Jakarta Yang Menarik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:45 WIB

Arafat dan Jejak Kota Yang Aneh

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:15 WIB

Tukang Tambal Ban

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Cerpen Keterasingan Sadewa Oleh S. Prasetyo Utomo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:57 WIB

Perjalanan Yang Luar Biasa Ala Sapardi Djoko Damono

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:00 WIB

Mumut Dan Kumpulan Perasaan Yang Rumit

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Arafat Dan Rekam Kota Yang Egois

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:15 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 10

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Perasaan Yang Multitafsir Ala Sapardi Djoko Damono

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Kesederhanaan Uang Ala Jokpin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 9

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Puisi Padat Ala Michael Djayadi

Kamis, 11 Agustus 2022 | 07:30 WIB

Teman Dari Amsterdam Bagian 8

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Liyya Dan Luka Yang Tak Kunjung Usai

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:45 WIB
X